Pelatihan Seka Gong Anak di Banjar Teruna Desa Siangan Resmi Ditutup
Pelatihan Seka Gong Anak di Banjar Teruna Desa Siangan Resmi Ditutup
Desa Siangan 14 September 2026 — Pelatihan Seka Gong Anak di Banjar Teruna, Desa Siangan, resmi ditutup setelah melalui rangkaian kegiatan pelatihan yang diikuti dengan penuh antusias oleh anak-anak setempat. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya dalam memperkenalkan sekaligus melestarikan seni dan budaya Bali kepada generasi muda.
Acara penutupan dilaksanakan di Banjar Teruna, Desa Siangan, dan dihadiri oleh perangkat desa, prajuru adat, tokoh masyarakat, para pelatih, orang tua peserta, serta masyarakat setempat. Suasana kebersamaan dan rasa bangga terlihat dalam kegiatan yang menjadi penanda berakhirnya proses pelatihan tersebut.
Selama pelatihan berlangsung, para peserta mendapatkan pembelajaran mengenai teknik dasar hingga permainan gamelan gong secara berkelompok. Dengan bimbingan para pelatih, anak-anak secara bertahap menunjukkan perkembangan kemampuan dalam memainkan instrumen gamelan serta membangun kekompakan dalam setiap tabuhan.
Sebagai bagian dari acara penutupan, para peserta juga berkesempatan menampilkan hasil latihan yang telah mereka pelajari. Penampilan tersebut mendapat apresiasi dari orang tua dan masyarakat yang hadir. Selain menjadi hiburan, pementasan ini juga menjadi bentuk nyata hasil proses belajar dan latihan yang telah dijalani oleh para peserta.
Kegiatan pelatihan Seka Gong Anak ini diharapkan tidak berhenti hanya sampai pada acara penutupan, tetapi dapat menjadi awal bagi tumbuhnya generasi muda yang memiliki kepedulian terhadap seni dan budaya Bali. Melalui kegiatan seperti ini, anak-anak tidak hanya belajar keterampilan seni tabuh, tetapi juga belajar mengenai kedisiplinan, kerja sama, tanggung jawab, dan kebersamaan.
Pemerintah Desa Siangan bersama masyarakat Banjar Teruna menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya pelatihan tersebut, khususnya para peserta, pelatih, orang tua, serta seluruh masyarakat yang turut memberikan dukungan.
Dengan ditutupnya kegiatan pelatihan ini, diharapkan semangat anak-anak untuk terus belajar dan mengembangkan seni tabuh Bali tetap terjaga. Seka Gong Anak Banjar Teruna diharapkan dapat terus menjadi wadah positif bagi generasi muda sekaligus menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan seni dan budaya Bali di Desa Siangan.
Komentar baru terbit setelah disetujui Admin